PRINGSEWU, HD7.id – Isu penonaktifan kartu BPJS Kesehatan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu menjadi keluhan utama yang disuarakan warga Pekon Tulungagung saat menghadiri agenda reses Anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Darmawan, Senin (31/8/2026).
Dalam jaring aspirasi daerah pemilihan (Dapil) III Kecamatan Gadingrejo tersebut, warga mengeluhkan sulitnya mengakses layanan fasilitas kesehatan akibat status kepesertaan yang mendadak tidak aktif.
Menanggapi persoalan tersebut, legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menyatakan komitmennya untuk membantu pengawalan langsung bagi masyarakat yang terkendala saat membutuhkan perawatan medis.
"Sejumlah warga mengaku mengalami banyak kendala saat hendak berobat akibat BPJS yang dinonaktifkan. Bagi warga yang sedang menjalani rawat inap maupun rawat jalan dan mengalami masalah BPJS, bisa langsung menghubungi saya, baik melalui telepon atau datang langsung ke rumah," ujar Darmawan, Jumat (28/8) malam
Infrastruktur dan Program Bedah Rumah
Selain persoalan kesehatan, perbaikan jalan antardesa turut menjadi skala prioritas yang didorong dalam reses tersebut. Darmawan menyoroti kondisi infrastruktur jalan di Pekon Tulungagung yang menjadi akses vital dan jalur alternatif menuju pusat pemerintahan Kabupaten Pringsewu.
"Perbaikan jalan di Pekon Tulungagung ini menjadi prioritas utama. Selain merupakan wilayah konstituen, akses ini sangat penting bagi mobilitas warga menuju pusat pemerintahan," jelasnya.
Aspirasi senada disampaikan warga setempat, Sigit Yuliansyah dan Lukman. Mereka mengusulkan pembersihan serta peningkatan kualitas jalan penghubung antara Pekon Tulungagung dan Pekon Wonodadi Utara, termasuk pengerasan jalan akses menuju pemakaman umum.
Di sisi lain, Darmawan memaparkan alokasi program bantuan bedah rumah tahun anggaran 2026 untuk wilayah Gadingrejo yang menyasar 11 unit rumah tak layak huni (RTLH). Bantuan tersebut terbagi di tiga wilayah, yakni Pekon Tulungagung sebanyak 9 unit, Pekon Wonosari 1 unit, dan Pekon Gadingrejo 1 unit.
Sekretaris Desa Pekon Tulungagung, yang hadir mewakili Kepala Pekon, mengapresiasi terealisasinya program bantuan perumahan tersebut. Pihaknya berharap bantuan ini dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Agenda reses yang berlangsung hangat hingga malam hari ini turut dihadiri jajaran perangkat pekon, Kanit Intel Polsek Gadingrejo, Kanit Intelkam Polres Pringsewu, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.
Dirgantara7//Reza

