Sukses Budidaya Bawang Putih, Polres Tanggamus Jadi Rujukan Lintas Polda, Studi Banding 4 Polres Sumsel

 


TANGGAMUS, HD7.id – Keberhasilan program ketahanan pangan budidaya bawang putih yang dikembangkan sinergis antara Polres Tanggamus, Dinas Pertanian, dan Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Kecamatan Ulubelu, kini menjadi daya tarik bagi jajaran kepolisian di luar provinsi. 


Empat Satuan Resor Kepolisian (Polres) dari Polda Sumatera Selatan (Sumsel), yakni Muara Enim, Pagar Alam, Lahat, dan Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, melakukan kunjungan studi banding ke Kabupaten Tanggamus, Kamis (6/8/2026).

Kegiatan diawali di lingkungan Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Tanggamus, sebelum rombongan melanjutkan peninjauan langsung ke lokasi lahan tanam milik Kelompok Tani KUPS Margo Rukun di Pekon Ngarip, Kecamatan Ulubelu, guna melihat praktik budidaya secara nyata di lapangan.

Ketua Kelompok Tani KUPS Margo Rukun, Wastoyo, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan kesiapan berbagi pengalaman terkait teknik penanaman yang didapat setelah mengikuti pembelajaran di Sembalun, Lombok, berkat dukungan Kapolda Lampung bersama jajaran Polres Tanggamus.

Hadir mendampingi rombongan, Kasat Binmas Polres Tanggamus Iptu Achmad Julizar, Kapolsek Pulau Panggung Iptu Suamin, serta perwakilan unsur terkait dari kedua provinsi. 

Dalam keterangannya, mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., Achmad menjelaskan kelompok binaan ini beranggotakan tujuh orang, termasuk dua personel kepolisian yang turut mengikuti pelatihan di Lombok.

"Varietas yang dikembangkan berasal dari Sembalun, Nusa Tenggara Barat, dan memerlukan lokasi dengan ketinggian 700 hingga 1.000 meter di atas permukaan laut agar tumbuh optimal," jelasnya.

Keberhasilan ini, lanjut Achmad, tak lepas dari kolaborasi erat antara Polri, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat petani. "Kami berharap rekan-rekan dari Sumatera Selatan dapat menyerap seluruh aspek teknis lewat diskusi langsung, lalu menerapkannya di daerah masing-masing," ujarnya.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Kabupaten Tanggamus Rahmat Hidayat, S.P., menambahkan bahwa Tanggamus bersama Lampung Barat merupakan wilayah perintis pengembangan bawang putih di Provinsi Lampung. 

"Mereka bisa menelusuri mulai dari cara tanam hingga tantangan yang dihadapi petani di lapangan," kata Rahmat.

Sementara itu, Kasat Binmas Polres Pagar Alam Iptu Eka Harliansyah menyatakan kunjungan ini merupakan arahan pimpinan guna mempelajari keberhasilan yang tercapai. 

"Polres Tanggamus menjadi referensi utama. Kami pun membawa sampel tanaman untuk nanti diuji coba di wilayah kami," ungkapnya.

Senada disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kota Pagar Alam, Dra. Suterimawati, MM. Ia menilai pola sinergi yang dibangun di Tanggamus patut ditiru untuk memperbaiki hasil penanaman yang sebelumnya belum maksimal di Sumatera Selatan. 

"Sinergi antara Polri, pemerintah, dan petani ini kuncinya, sehingga Tanggamus layak menjadi rujukan pengembangan bawang putih di dataran tinggi," tandasnya.

Selain memperkuat sektor pertanian, kegiatan ini diharapkan mempererat kerja sama lintas provinsi, baik dalam pertukaran teknologi budidaya maupun penguatan ketahanan pangan dan stabilitas ekonomi masyarakat.

Dirgantara7//Supani
 

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung terimakasih

Lebih baru Lebih lama
Hasil penelusuran

نموذج الاتصال