Gerak Cepat Serap Aspirasi, Maulidah Zauroh Desak Pemprov Lampung Hadirkan Solusi Permanen Kekeringan di Tubaba

 

TUBABA, HD7.id – Memasuki musim kemarau yang berdampak pada menurunnya debit air sumur warga di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Wakil Ketua III DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi PKB, Maulidah Zauroh, M.A.Pd., menunjukkan komitmen dan kepedulian nyatanya. Sang wakil rakyat bergerak cepat merespons keluhan konstituennya guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga.

Melalui sambungan telepon seluler pada Jumat (21/08/2026), pimpinan dewan dari Daerah Pemilihan VI (Tubaba, Tulang Bawang, dan Mesuji) ini mengonfirmasi bahwa dirinya telah menginventarisasi berbagai laporan warga terkait kesulitan air bersih yang makin meluas.

“Saya secara langsung menerima aspirasi masyarakat di Tulang Bawang Barat. Debit air sumur warga mulai susut, dan situasi ini menuntut perhatian ekstra dari kita semua agar beban harian masyarakat bisa segera diringankan,” ujar Maulidah dengan nada tegas dan penuh empati.

Sebagai langkah awal yang tak bisa ditunda, Maulidah mendesak pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah konkret. Ia meminta pemetaan cepat ke tiyuh-tiyuh (desa) terparah serta penyaluran bantuan armada air bersih emergency agar warga tidak krisis air.

“Prinsipnya, pemerintah tidak boleh terlambat. Bantuan air bersih harus bergerak cepat dan disalurkan tepat sasaran ke titik-titik yang paling membutuhkan,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, politisi yang juga aktif dalam berbagai kerja kemasyarakatan ini menegaskan pentingnya **solusi berkelanjutan**. Menurut Maulidah, persoalan tahunan ini butuh penanganan infrastruktur jangka panjang yang terencana, seperti pembangunan sumur bor dalam, embung penampung air, hingga perluasan jaringan air bersih.

“Kita tidak boleh hanya menyelesaikan masalah di permukaan. Perlu ada perencanaan yang lebih permanen. Pemetaan infrastruktur sumber air harus dimatangkan, baik itu sumur bor maupun optimalisasi jaringan air yang sudah ada, agar kemarau mendatang tidak lagi menjadi ancaman bagi warga,” paparnya.

Sebagai wujud komitmen pengawalannya di legislatif, Maulidah memastikan akan mengawal langsung koordinasi ini dengan Pemerintah Provinsi Lampung dan dinas-dinas teknis terkait. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmennya bahwa wakil rakyat siap hadir dan berdiri paling depan saat warga membutuhkan.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Persoalan ini akan terus saya dorong ke tingkat provinsi agar penanganannya cepat dan tepat. Masyarakat tidak boleh dibiarkan berjuang sendirian menghadapi dampak kemarau ini,” pungkas Maulidah optimis.

Dirgantara7//Reza

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung terimakasih

Lebih baru Lebih lama
Hasil penelusuran

نموذج الاتصال