Pesparawi Nasional XIV Ditutup di Manokwari: Harmoni dan Persaudaraan Perkuat Persatuan NKRI

 

Manokwari HD7.id — Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 resmi ditutup Menteri Agama RI Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., di Ruang Terbuka Publik Borarsi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (28/6/2026).

Harmoni dan persaudaraan ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji Tuhan Pada Segala Waktu”, kegiatan ini menjadi bukti nyata kerukunan dan persatuan di tengah keberagaman bangsa.

Upacara penutupan dihadiri Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru beserta Ketua Persit KCK Daerah XVIII/Kasuari Ny. Mevi Christian K. Tehuteru. Turut hadir Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga ratusan kontingen dari seluruh penjuru Indonesia.

Menteri Agama menegaskan, Pesparawi bukan sekadar ajang unjuk kebolehan bernyanyi. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkokoh nilai keimanan, persaudaraan, dan kebangsaan.

“Pesparawi adalah ruang di mana harmoni lahir dari keberagaman. Di sini kita belajar saling menghormati, berjalan berdampingan, dan tetap terikat dalam satu bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Nasaruddin Umar dalam sambutannya.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara, aparat keamanan, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung kelancaran kegiatan selama berlangsung.

“Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Suksesnya penyelenggaraan Pesparawi Nasional ini membuktikan bahwa Papua Barat mampu menjadi tuan rumah yang baik, sekaligus menunjukkan kepada seluruh bangsa bahwa wilayah ini tetap damai, harmonis, dan menjunjung tinggi persaudaraan,” katanya.

Kehadiran Pangdam XVIII/Kasuari menjadi wujud dukungan penuh TNI terhadap suksesnya agenda nasional tersebut. Penutupan ditandai dengan penabuhan tifa, pengumuman hasil penilaian, hingga penyerahan penghargaan kepada kontingen berprestasi.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan khidmat. Semangat persatuan yang terjalin diharapkan terus terjaga, memperkuat fondasi kerukunan antarumat beragama serta menjaga keutuhan NKRI dari ujung barat hingga timur nusantara.

Dirgantara7//Pendam XVIII Kasuari

 

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung terimakasih

Lebih baru Lebih lama
Hasil penelusuran

نموذج الاتصال