JAKARTA, HD7.id – Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Kasihhati ngomong jelas "Kita dukung tugas, fungsi, dan wewenang Satuan Tugas Berani Sapu Bersih Hoaks (Satgas BSH) dong tapi harus sesuai koridor aja ya!" Seolah bilang, "Bantu boleh, tapi jangan sampe bikin kita ikut kesusahan karena jalan salah!"
Penegasan ini dilontarkan Selasa (30/12/2025) di Kantor FPII Alan Rawajati Kalibata Jakarta Selatan, ditemenin banyak awak media dari jaringan FPII sendiri.
Seperti mau bukti kalau mereka memang serius ngurusin iklim informasi yang kondusif di medsos dan platform digital kata 'kondusif' aja sampai dua kali dalam kalimatnya, jelasnya sangat ingin yang baik-baik!
"Kolaborasi FPII sama Satgas BSH ini bukti kita peduli banget sama iklim informasi yang sehat di medsos dan platform digital (ya sudah, kita paham dong maksudnya!)," tegas Kasihhati penuh semangat.
Ia juga ngajak semua media di bawah naungan FPII untuk selektif banget saat ngasih berita, terutama yang bakal dibagikan ke medsos.
"Harus selektif dong! Kalau ngga, iklim informasinya bakal jadi acak-acakan deh!" ujarnya sambil menegaskan harus tetap ikutin UU Pers 40 dan Kode Etik Wartawan Independen.
Sementara di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Ketua Satgas BSH Irfan Denny Pontoh, S.Sos langsung seneng hati kayak dapet hadiah natal! Ia bilang Satgas BSH itu dibentuk berdasarkan SK Gubernur Sulteng Nomor 500.121.1/259/Dkips-G-ST/2025 tanggal 13 Oktober 2025 – lengkap banget nomor dan tanggalnya, jelasnya mau bukti ini bukan omong kosong.
"Tugas kita utama menangani masalah informasi yang ngaco di dunia maya mulai dari disinformasi, misinformasi, sampe malinformasi," jelas Irfan.
Ia juga ngaku kalau buat bikin iklim informasi kondusif butuh banyak bantuan, terutama dari media.
"Jadi setelah dapet FPII, kita juga mau buka kolaborasi sama jaringan media lain lagi lho! Gak mau cuma bergantung sama satu pihak aja!" tandasnya kayak orang yang baru dapet teman baru tapi sudah mau cari teman lagi.
Sekarang ini, kata Irfan, Satgas BSH lagi 'ngecas daya' secara internal biar kerjaannya makin efektif.
Untuk kolaborasi sama FPII sendiri, sudah direncanain tahun depan Kasihhati bakal datang ke Palu buat kerja kunjung dan sekalian nandatangani MoU resmi jadi ini kerjaan serius, bukan cuma foto bareng doang!
(Tim)

