TANGGAMUS, HD7.id – Bupati Tanggamus, Moh. Saleh Asnawi, secara resmi melantik dua kepala pekon (kepala desa) dalam sebuah prosesi yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati, Selasa (28/4/2026).
Pelantikan ini mencakup Kepala Pekon
Penggantian Antar Waktu (PAW) Banjar Agung, Kecamatan Limau, serta Penjabat (PJ) Kepala Pekon Ulu Semong, Kecamatan Ulu Belu.
Keputusan pelantikan ini didasarkan pada dua keputusan penting terkait pergantian dan pengangkatan jabatan kepala pekon di dua wilayah tersebut.
Pergantian di Ulu Semong dan Banjar Agung
Dalam pelantikan tersebut, Enie Yusnita Linda ditunjuk sebagai Penjabat Kepala Pekon Ulu Semong, menggantikan Asiri, S.E. yang sebelumnya menjabat.
Bupati Tanggamus menyampaikan ucapan terima kasih atas pengabdian Asiri selama menjabat.
Sementara itu, di Pekon Banjar Agung, Munzirin resmi diangkat sebagai Kepala Pekon melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW). Munzirin akan melanjutkan masa jabatan periode 2026–2029, menggantikan posisi Fahruddin, S.E. yang sebelumnya menjabat sebagai Penjabat (Pj) Kepala Pekon.
Pesan Tegas Bupati: Niatkan Ibadah dan Kreativitas
Dalam sambutannya, Bupati Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa jabatan kepala pekon bukan sekadar posisi administratif, melainkan bentuk pengabdian kepada masyarakat.
“Menjadi Kepala Pekon adalah pengabdian, niatkan ibadah, untuk berbuat yang terbaik kepada warga masyarakat kita sendiri,” tegas Bupati di hadapan para pejabat yang dilantik.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan tidaklah ringan, terutama dengan kondisi anggaran yang mengalami penurunan. Namun, Bupati memandang kondisi ini sebagai momentum untuk berkreasi dan inovatif.
“Penurunan anggaran ini adalah momentum untuk membuktikan kreativitas kita,” ujarnya.
Bupati meminta para kepala pekon yang baru dilantik untuk tidak hanya bergantung pada dana transfer. Ia mendorong mereka untuk mulai menggali potensi lokal guna mencari sumber pendapatan pekon.
“Cari sumber pendapatan pekon dengan menggali potensi pekon, maksimalkan potensi lokal seperti pariwisata dan pertanian, serta dorong penguatan BUMDes,” lanjutnya.
Jaga Kamtibmas dan Pelayanan Optimal
Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat pekon.
“Hidupkan kembali pos ronda dan siskamling di RT dan dusun agar kondusifitas wilayah tetap terjaga,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan agar pelayanan publik tetap optimal, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.
“Pastikan anggaran yang terbatas ini benar-benar menyentuh kebutuhan dasar warga, dan pelayanan publik jangan sampai menurun,” tandasnya.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum bagi kedua kepala pekon untuk langsung bekerja, menjaga kondusivitas wilayah, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa.
Dirgantara7//Roli.y

