TRENGGALEK, HD7.id – Pembangunan jembatan gantung sepanjang 38 meter di Desa Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, resmi selesai pada Senin (16/2/2026). Jembatan yang membentang di atas Sungai Pacar menghubungkan Desa Margo dan Desa Karanggandu, mengakhiri keterbatasan mobilitas warga yang selama ini harus menempuh jalur memutar dengan jarak lebih jauh.
Keberadaan infrastruktur ini disambut antusias masyarakat setempat. Jembatan dinilai mampu memangkas waktu tempuh perjalanan harian, terutama bagi pelajar, pedagang, serta warga yang mengakses layanan kesehatan dan fasilitas publik lainnya. Sebagai simbol percepatan pembangunan di wilayah pesisir selatan Trenggalek, jembatan sederhana namun strategis ini diharapkan menjadi katalis pertumbuhan lokal.
Komandan Kodim 0806/Trenggalek Letkol Inf Isnanto Roy Saputro, S.H., M.Si., menegaskan bahwa selesainya pembangunan diharapkan memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus meningkatkan konektivitas antarwilayah desa. Menurutnya, jembatan tersebut merupakan jalur vital yang menyentuh langsung kebutuhan dasar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
“Jembatan ini menjadi jalur vital bagi warga setempat. Dengan rampungnya pembangunan, akses masyarakat menuju pasar, sekolah, dan fasilitas umum kini lebih mudah,” ujarnya saat meninjau lokasi.
Ia menambahkan, manfaat jembatan tidak hanya dirasakan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi desa dalam jangka panjang.
Pengerjaan jembatan melibatkan personel Koramil 0806-07/Watulimo yang bersinergi erat dengan masyarakat desa. Semangat gotong royong terlihat sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian konstruksi, mencerminkan kolaborasi antara aparat teritorial dan warga sebagai kekuatan utama pembangunan di tingkat lokal.
Dandim juga mengapresiasi peran Babinsa Prigi Sertu Singgih Pamuji bersama Kepala Desa Prigi Imam Muslim, S.Hut., yang mampu membangun komunikasi efektif dan menggerakkan partisipasi warga. Sinergi keduanya menjadi faktor kunci percepatan penyelesaian proyek yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden dalam penguatan infrastruktur pedesaan.
Selain sebagai solusi mobilitas, pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud nyata dukungan TNI Angkatan Darat terhadap pemulihan dan pemerataan infrastruktur dasar di pedesaan. Karya bakti tersebut mempertegas komitmen institusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat hubungan kemanunggalan TNI dan rakyat di Kabupaten Trenggalek.
Dirgantara7//redaksi

