KEPANJEN, HD7.id – Pengamanan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Kabupaten Malang disiapkan dengan standar ketat dan terukur, tercermin dalam apel gelar personel dan materiil pengamanan VVIP yang digelar di Lapangan Batalyon Zipur 5/Abw Kepanjen pada Senin (12/1/2026), dipimpin langsung oleh Danrem 083/Baladhika Jaya.
Dalam amanatnya, Danrem menegaskan bahwa kunjungan Presiden RI bukan sekadar agenda kenegaraan rutin, melainkan peristiwa strategis yang menyangkut wibawa negara. Oleh karena itu, pengamanan harus dilaksanakan dengan tingkat kesiapsiagaan tertinggi dan tanpa kompromi.
"Jangan menganggap tugas pengamanan ini sebagai rutinitas. Setiap prajurit harus menjalankan tugas sesuai prosedur, disiplin dalam bertindak, serta sigap menghadapi dinamika lapangan yang mungkin terjadi," tegas Danrem.
Apel gelar tersebut juga menjadi sarana pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel dan materiil pengamanan. Seluruh perlengkapan pendukung dipastikan dalam kondisi siap guna untuk menjamin kelancaran pergerakan dan kegiatan Presiden selama berada di wilayah Malang Raya.
Penekanan utama yang disampaikan adalah penerapan prinsip zero failure dalam setiap tahapan pengamanan. Keberhasilan operasi, menurutnya, ditentukan oleh kepatuhan terhadap komando, ketepatan bertindak, dan soliditas antar unsur di lapangan.
Melalui pelaksanaan apel gelar ini, Danrem 083/Baladhika Jaya menegaskan bahwa Satgas Pengamanan VVIP Kabupaten Malang siap sepenuhnya mengawal kunjungan kerja Presiden, sebagai bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada negara.
Dirgantara7//***


