Medan, HD7.id – Mengawali tahun 2026, Layanan Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba (LRPPN) Bhayangkara Indonesia menggelar kegiatan edukasi dan pemahaman bagi para klien yang tengah menjalani program rehabilitasi narkoba.
Kegiatan ini disampaikan oleh Sekretaris Umum LRPPN Bhayangkara Indonesia, Taufik CHT, CI, pada upacara bendera yang berlangsung di Jalan Budi Luhur, Gang PTP No. 8, Kecamatan Medan Helvetia, Senin (awal Januari 2026).
Dalam arahannya, Taufik menekankan tiga pilar utama untuk keberhasilan rehabilitasi: komitmen yang kuat, disiplin yang tinggi, serta kesadaran diri yang mendalam agar para klien menjalani proses dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, rehabilitasi bukan hanya berkutat pada pemulihan kondisi fisik semata, melainkan juga fokus pada pembentukan karakter yang baik, ketangguhan mental, dan pola pikir yang sehat.
"Rehabilitasi adalah langkah awal untuk memperbaiki masa depan. Dibutuhkan niat yang kuat, kedisiplinan, dan kemauan untuk berubah agar dapat terbebas dari ketergantungan narkoba," tegasnya di hadapan para peserta upacara.
Dengan mengedepankan semangat perubahan dan kemajuan, LRPPN Bhayangkara Indonesia berharap para klien semakin termotivasi untuk menyelesaikan seluruh tahapan rehabilitasi dengan penuh tanggung jawab.
Tahun 2026 diharapkan menjadi tonggak penting bagi mereka untuk kembali berintegrasi ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, dan berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
(Red)

