PACITAN, HD7.id – Dalam upaya memperkuat perlindungan wilayah pesisir dan antisipasi bencana alam, Korem 081/Diponegoro Selatan Jaya (DSJ) bersama unsur Forkopimda Kabupaten Pacitan melaksanakan penanaman mangrove dan tanaman keras. Jumat (9/1/2026)
Kegiatan yang digelar mulai dari Pantai Watu Mejo menyebar ke sejumlah lokasi strategis di kabupaten ini, dengan total 10.800 bibit yang ditempatkan di lahan target.
Kolonel Arm Untoro Hariyanto, Danrem 081/DSJ, mengungkapkan bahwa alokasi bibit dibagi menjadi 3.500 bibit mangrove dan 7.300 bibit tanaman keras.
"Kami melihat langkah ini sebagai bentuk kerja sama yang erat antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan," katanya saat ditemui usai kegiatan.
Sinergi yang dibangun melibatkan Polri, pemerintah daerah, praktisi lingkungan, serta elemen masyarakat yang turut berperan aktif dalam pelaksanaan dan pemantauan.
Menurut Danrem, mangrove memiliki peran krusial dalam sistem perlindungan pesisir karena mampu meredam gaya gelombang dan mencegah abrasi tanah.
"Kita berharap upaya hari ini bukan hanya berhenti di penanaman semata. Masyarakat sebagai pemilik langsung lingkungan diharapkan dapat terus merawat dan mengembangkan upaya pelestarian ini. Sebab, hubungan antara manusia dan alam adalah dua arah jika kita jaga alam, alam akan melindungi kita," tandasnya.
Dirgantara//**



