JAWA TIMUR, HD7.id – Tradisi penyambutan Komandan Kodim 0807/Tulungagung baru sekaligus pelepasan yang lama digelar secara khidmat di halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) Tulungagung, Jalan Jaksa Agung Suprapto No. 17, Kelurahan Kampungdalem, Kecamatan Tulungagung, Rabu (31/12/2025).
Kegiatan ini berlangsung setelah prosesi pisah sambut jabatan yang telah berjalan di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso. Pada acara tersebut, Letkol Kav M. Nasir, S.Hub.Int. menyerahkan jabatan kepada Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han. Hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung, para Kepala Otonomi Perangkat Daerah (OPD), Petugas Jaga Utama (PJU) Polres Tulungagung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Setibanya di Makodim, Dandim baru disambut dengan pengalungan bunga sebagai simbol kehormatan dan selamat datang. Ia kemudian berjalan menuju kompleks Makodim diiringi lagu selamat datang yang dinyanyikan oleh prajurit jajaran Kodim 0807/Tulungagung.
Para istri prajurit yang berbaris di sisi jalan juga turut memperkaya suasana dengan kekhidmatannya.
Prosesi tradisi satuan ini menjadi simbol penerimaan resmi keluarga besar Kodim 0807/Tulungagung terhadap pimpinan baru dalam melanjutkan estafet kepemimpinan dan pengabdian di wilayah Kabupaten Tulungagung.
Sementara itu, suasana haru menyertai pelepasan Dandim lama yang telah mengabdikan diri selama lebih dari satu tahun di daerah ini.
Secara simbolis, ia dihantarkan meninggalkan Makodim melalui prosesi pedang pora sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdiannya.
Letkol Kav M. Nasir menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung tugasnya selama menjabat.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0807/Tulungagung, unsur Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat Tulungagung atas dukungan, kerja sama, dan kebersamaan. Semoga Kodim 0807/Tulungagung ke depan semakin solid dan profesional," ujarnya.
Dengan berakhirnya rangkaian tradisi, tongkat estafet kepemimpinan resmi beralih kepada Letkol Arh Hanny Galih Satrio.
Ia diharapkan mampu melanjutkan capaian positif satuan serta memperkuat sinergi dengan seluruh komponen bangsa di Kabupaten Tulungagung.***

