PRINGSEWU, HD7.id - "Kepemimpinan bukan sekadar duduk manis di kursi 'singgasana desa', tapi jadi akar yang bikin tanah kokoh dan payung yang bikin warga nyaman!" kalimat puitis itu meluncur dari Hayat, Ketua Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Pringsewu
Pas banget saat Dawud resmi dinobatkan sebagai Kepala Pekon Pasir Ukir lewat pemilihan Pergantian Antar Waktu (PAW) hari ini. Senin (22/12/2025)
Bukan cuma omong manis doang, sih Hayat langsung tegas janji: "ASWIN siap jadi 'mata dan telinga' warga, bikin kemitraan sehat, biar roda pemerintahan makin bersih dan cepet maju ke level berikutnya!"
Aroma tanah basah pas hujan di Kecamatan Pagelaran seolah-olah bersyukur jadi saksi lahirnya "era baru".
Warga yang udah antri dari fajar rapi, tertib, ga ada riuh atau omongan kasar udah pastiin mandatnya ke nomor urut 3: Dawud.
Angkanya? 276 suara cukup buat ngalahin dua rivalnya dengan gap yang cukup banget! Darwis Ekalaya (no.1) yang juga gigih cuma dapet 211 suara, sedangkan Sutoyok (no.2) meraup 44 suara.
Angka itu bukan cuma angka di kertas plano doang, tapi cerminan harapan warga buat "bangun" Pasir Ukir jadi lebih dari sekadar nama tapi sebuah tempat yang makmur dan penuh harapan.
Meski kompetisi terasa sedikit hangat, suasana tetep kondusif bukti bahwa "kedewasaan politik" udah bercocok tanam kuat di Bumi Jejama Secancanan.
Kini, sorak-sorai udah mereda, tapi tantangan nyata udah nunggu di pundak Dawud: harus bisa merangkul semua elemen masyarakat, jahit kembali perbedaan yang sempat muncul, dan bawa Pasir Ukir ke masa depan yang lebih gemilang.
Semoga langkahnya cepet, tegas, dan bikin warga makin bangga ayo semangat, Bapak Dawud!
(Mahfi Reza)

