Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat menjawab pertanyaan anggota Komisi III DPR dalam rapat kerja, Senin 26 Januari 2026 (Foto: Tangkapan Layar Youtube TVR Parlemen)
Jakarta, HD7.id – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menolak tegas usulan penempatan institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian khusus. Menurutnya, posisi Polri yang saat ini langsung berada di bawah Presiden Republik Indonesia telah sangat ideal.
"Institusi Polri menolak usulan Polri di bawah kementerian khusus. Bagi kami posisi Polri saat ini adalah posisi ideal," tegas Kapolri dalam rapat kerja dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Senin siang.
Kapolri menjelaskan, dengan berada di bawah Presiden, Polri dapat berperan sebagai alat negara yang memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat di bidang keamanan, keselamatan, perlindungan, dan hukum.
Selain itu, struktur tersebut memungkinkan Polri untuk bergerak dengan cepat apabila diperlukan Kepala Negara tanpa melalui proses koordinasi dengan kementerian.
"Meletakkan Polri di bawah kementerian akan menimbulkan kesan 'matahari kembar'. Hal ini sama saja mencakup institusi Polri, mencakup negara, dan melemahkan Presiden RI," jelasnya.
Listyo bahkan menyatakan diri rela dicopot dari jabatan atau menjadi petani ketimbang menjabat sebagai menteri yang menangani kepolisian. Ia mengaku pernah beberapa kali mendapatkan tawaran terkait pembentukan kementerian kepolisian, baik secara langsung maupun melalui pesan aplikasi perpesanan instan.
"Beberapa kali ada yang menyampaikan, 'Kapolri sudah lima tahun, lima tahun', dan sudah saya sampaikan penolakan. Bahkan ada yang menyampaikan ke saya lewat WhatsApp, mau tidak Kapolri jadi menteri kepolisian," ujarnya.
"Saya tegaskan dihadapan bapak ibu anggota Komisi III, saya menolak Polisi di bawah kementerian. Kalau saya jadi menteri kepolisian, saya lebih baik jadi petani," tegasnya kembali.
Kapolri juga menyampaikan terima kasih kepada pihak legislatif yang telah memberikan dukungan terhadap posisi Polri di bawah Presiden. Ia meminta seluruh jajaran Polri untuk terus berjuang menjaga struktur tersebut.
"Saya minta seluruh jajaran melaksanakan ini. Selain itu memperjuangkan sampai titik darah penghabiskan," pungkasnya.
Sikap tegas Kapolri mendapatkan apresiasi dari anggota dewan yang hadir, yang menyambutnya dengan tepukan tangan meriah. "Menyala Kapolri," ujar salah satu anggota Komisi III.
Dirgantara7//

