TRENGGALEK, HD7.id – Kabut tipis yang melayang di atas Desa Dawuhan menyambut aktivitas pagi yang berbeda dari biasanya. Di RT 11 RW 03 Dusun Cari, puluhan orang berkumpul untuk menggelar kerja bakti pembersihan saluran irigasi dan jalan raya, dengan semangat kebersamaan yang menghubungkan personel TNI, Polri, perangkat desa, dan seluruh warga setempat. Sabtu (17/1/2026)
Denting cangkul dan suara alat pembersih menggantikan hiruk pikuk pasar atau deru kendaraan yang biasanya mengisi pagi hari di wilayah ini. Peserta kegiatan mengenakan peralatan kerja sederhana dan sepatu boots, bekerja berdampingan tanpa memandang latar belakang atau jabatan.
Saluran Irigasi Sebagai Urat Nadi Kawasan
Air di saluran irigasi yang menjadi sarana pengaliran air bagi pertanian dan penanggulangan banjir di Desa Dawuhan tampak mengalir terhambat, terhalang oleh tumpukan sampah, ranting kering, dan endapan lumpur yang menumpuk akibat aktivitas sehari-hari dan aliran air dari kawasan pegunungan.
“Kita fokus pada pemulihan fungsi optimal saluran irigasi. Dengan membersihkannya secara berkala, kita mencegah terjadinya genangan dan potensi banjir yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat serta merusak harta benda,” jelas Bati Tuud Koramil 0806-01/Trenggalek Peltu Supriyanto yang memimpin kegiatan langsung.
Desa Dawuhan yang terletak di perbatasan dataran Trenggalek dengan kawasan pegunungan Kecamatan Bendungan memiliki risiko tinggi terhadap genangan air saat musim hujan. Air yang mengalir deras dari lereng gunung membutuhkan saluran irigasi yang bersih dan lancar untuk menjamin keamanan wilayah sekitar.
Kekompakan yang Menjadi Contoh
Di sepanjang rute saluran yang dibersihkan, terlihat potret kebersamaan yang hangat. Seorang ibu rumah tangga dengan teliti memunguti sampah plastik yang sulit dijangkau, sementara kelompok pemuda desa bekerja sama mengangkat karung-karung berat berisi lumpur hasil pengerukan.
Suara canda ringan sesekali terdengar di antara mereka, menunjukkan bahwa kerja keras bisa dijalani dengan keceriaan bersama.
Kepala Desa Dawuhan Kasanudin mengapresiasi partisipasi seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini.
“Kehadiran TNI dan Polri tidak hanya memperkuat kapasitas kerja kita, tetapi juga membangun rasa memiliki bersama terhadap lingkungan. Ini menjadi bukti bahwa kita bisa bekerja sama untuk kesejahteraan bersama,” ucapnya.
Selain pembersihan saluran irigasi, tim gabungan juga melakukan penyisiran dan pembersihan ruas jalan di RT 11 RW 03. Tanah longsor, dedaunan kering, dan material lain yang menghambat akses jalan dibersihkan secara menyeluruh agar mobilitas warga tetap lancar dan aman.
Sinergi Sebagai Fondasi Pencegahan Bencana
Menjelang siang, ketika matahari mulai menerik, hasil kerja bakti terlihat jelas. Saluran irigasi kembali mengalir lancar dengan air yang lebih jernih, sementara jalan raya siap melayani aktivitas masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan rasa kepuasan bersama, bukan hanya karena pekerjaan selesai, tetapi karena semangat kebersamaan antar warga dan aparat semakin terjalin erat.
Bagi Koramil 0806-01/Trenggalek, kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga keamanan lingkungan.
“Kerja bakti ini adalah wujud nyata sinergi antara TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat. Kita tidak hanya menangani masalah saat terjadi, tetapi lebih fokus pada pencegahan sejak dini,” tutup Peltu Supriyanto.
Dirgantara7//redaksi

