TRENGGALEK, HD7.id– Komitmen TNI dalam mendukung pembinaan karakter generasi muda sejak dini kembali diwujudkan melalui kegiatan di lingkungan pendidikan dasar. Koramil 0806-11/Panggul menurunkan Bati Tuud Koramil, Peltu Suyanto, sebagai pembina upacara bendera di SD Negeri Gayam, Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, Senin (9/2/2026).
Kehadiran aparat TNI di sekolah tidak sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari pembinaan teritorial yang bertujuan menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat nasionalisme kepada siswa. Dalam amanatnya, Peltu Suyanto menegaskan bahwa upacara bendera memiliki peran penting dalam pembentukan kepribadian anak.
“Upacara bendera bukan sekadar kegiatan rutin setiap hari Senin, tetapi menjadi sarana penting untuk melatih kedisiplinan, menanamkan karakter, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air pada anak-anak sejak usia dini. Dari hal sederhana inilah jiwa nasionalisme dan tanggung jawab bisa dibentuk,” ujar Peltu Suyanto.
Suasana upacara berlangsung khidmat namun penuh semangat. Para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pengibaran bendera merah putih hingga pembacaan teks Pancasila. Kehadiran anggota TNI di tengah lingkungan sekolah dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi siswa untuk lebih disiplin dan percaya diri.
Kepala SD Negeri Gayam, Moh. Nursanto, menyambut baik keterlibatan TNI dalam kegiatan pembinaan di sekolahnya. Ia menilai kehadiran personel Koramil mampu memberikan dorongan moral serta teladan positif yang nyata bagi para siswa.
“Kehadiran TNI di sekolah memberikan motivasi dan contoh langsung bagi siswa kami. Anak-anak bisa melihat sendiri kedisiplinan dan ketegasan, sehingga mereka lebih semangat belajar serta memiliki sikap tanggung jawab dan rasa hormat yang lebih kuat,” terang Moh. Nursanto.
Pihak sekolah berharap sinergi dengan TNI dapat terus berlanjut secara berkala, tidak hanya melalui upacara bendera, tetapi juga dalam bentuk pembinaan wawasan kebangsaan, kedisiplinan, dan motivasi belajar. Kolaborasi ini dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang tangguh dan berkarakter.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pembinaan teritorial TNI tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Melalui pendekatan edukatif dan persuasif, TNI hadir sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di wilayah binaan.
Dirgantara7//*

