Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Digelar, Polres Tanggamus Gandeng TNI dan Instansi Terkait

 

TANGGAMUS, HD7.id – Polres Tanggamus menggelar apel gelar pasukan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 di Lapangan Mapolres Tanggamus pada Senin (2/2/2026). Acara dipimpin Wakapolres Tanggamus Kompol Fredy Aprisa Putra, S.H., M.H., yang mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.

 

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Fredy didampingi Komandan Upacara Ipda Tedi Eko Winanto melakukan pemeriksaan terhadap kesiapan pasukan, sarana, dan prasarana pendukung operasi. 


Ia juga menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan TNI Kodim 0424 Tanggamus, Satlantas Polres Tanggamus, Dinas Perhubungan Kabupaten Tanggamus, dan Satpol PP Kabupaten Tanggamus.

 

Kompol Fredy membacakan amanat Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., yang menyatakan bahwa apel bertujuan memastikan kesiapan personel dan sarana agar operasi berjalan optimal. 

"Apel ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya, sehingga kegiatan operasi dapat berjalan sesuai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan," ujarnya mengutip amanat Kapolda.


Kapolda Lampung menegaskan bahwa perkembangan jumlah kendaraan dan mobilitas masyarakat meningkatkan potensi ancaman keselamatan lalu lintas. 


"Kita sebagai pemangku kepentingan harus berperan aktif meminimalisir terjadinya kecelakaan, sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yang mengedepankan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas)," tegasnya.

 

Operasi Keselamatan Krakatau 2026 berlangsung selama 14 hari mulai 2 hingga 15 Februari 2026 dengan tema 


"Melalui Operasi Keselamatan Krakatau 2026 dalam rangka Cipta Kondisi Kamseltibcarlantas Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H Tahun 2026." Kegiatan ini melibatkan 667 personel Polri jajaran Polda Lampung dan didukung oleh stakeholder terkait.

 

Amanat Kapolda juga menyampaikan hasil evaluasi operasi tahun 2025. Jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat 45 kejadian (turun 1 persen dari 2024), korban meninggal dunia 9 orang (turun 47 persen), korban luka berat 35 orang (naik 13 persen), korban luka ringan 38 orang (turun 2 persen), dan kerugian materiil mencapai Rp295.777.000 (turun 5 persen).

 

Selain itu, angka pelanggaran lalu lintas yang berkontribusi pada kecelakaan masih tinggi. Pada 2025, penindakan tilang ETLE statis mencapai 205 kasus (naik 119 persen), tilang manual 381 kasus, dan teguran sebanyak 32.714 pelanggaran (naik 137 persen). Pelanggaran didominasi pengendara usia 16 hingga 45 tahun yang menggunakan sepeda motor.

 

Untuk Operasi Keselamatan Krakatau 2026, kegiatan difokuskan pada edukasi dan pembinaan masyarakat dengan alokasi 40 persen upaya preemtif, 40 persen preventif, dan 20 persen penegakan hukum melalui ETLE serta teguran secara humanis.

 

Usai apel, Kompol Fredy memberikan penekanan kepada seluruh personel untuk menjalankan tugas secara profesional dan humanis. 


"Selalu utamakan faktor keamanan dan keselamatan dalam setiap pelaksanaan tugas, hindari tindakan yang dapat merusak citra Polri, dan pastikan operasi tidak hanya berfokus pada penegakan hukum namun juga pada upaya preventif dengan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur," pungkasnya.

 

Dirgantara7//Roli.y 

 

Berkomentarlah dengan sopan agar kita bisa memberikan pengalaman yang baik untuk pengunjung terimakasih

Lebih baru Lebih lama
Hasil penelusuran

نموذج الاتصال